Selasa, 25 Agustus 2015

SAMPAH (2)


Disaat para pelukis bebas mengekspresikan yang ia lihat lewat sentuhan-sentuhan warna dalam kanvasnya.

Disaat para penyair bebas mengekspresikan yang ia rasa lewat untaian-untaian kata dalam puisinya.

Mengapa masih ada aku yang tak mampu mengekspresikan semua yang ku lihat, ku dengar, dan ku rasa?!

Bukan.

Bukan tak mampu,

Aku mampu jika aku mau.

Bodoh!

Bukan.

Bukan karena aku tak mau,

Pasti aku mau mengekspresikan semuanya jika tak ada aturan itu.

Aturan tak tertulis yang harus dipatuhi oleh orang macam aku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar